Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Undip Bangun Greenhouse dan Raised Bed lewat Program “Kampung Sibagus” demi Kemandirian Pangan


Foto bersama Mahasiswa KKN-T IDBU 45 dengan ketua RT 04 dan ibu-ibu PKK dan Dasawisma, pasca kegiatan pemindahan bibit sawi ke raised bed di area Kampung Sibagus.

Mahasiswa KKN-T 45 Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisplin “Kampung Sibagus” di RT 04, Dusun Dukuh, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program ini bagian dari IPTEK Desa Binaan UNDIP yang diketuai Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D.

Fokus utama Kampung Sibagus adalah membangun greenhouse dan raised bed untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal dan produktivitas pertanian berkelanjutan. Greenhouse berfungsi menciptakan kondisi ideal bagi tanaman dengan perlindungan dari cuaca ekstrem dan hama, sementara raised bed memudahkan perawatan tanaman di lahan sempit sekaligus menjaga kesehatan tanah.


Desain greenhouse dan raised bed telah dibuat oleh mahasiswa KKN Tim 1 yang kemudian dilanjutkan oleh Tim 2. Pembangunan dimulai 20 Juli 2025 dengan pembukaan lahan di sekitar balai RT 04. Greenhouse berukuran 5 x 10 meter dikerjakan bersama pihak konstruksi pertanian agar struktur kokoh dan sesuai kebutuhan. Di sisi lain, 10 unit raised bed dibuat menggunakan genteng bekas sebagai pembatas, hasil gotong royong mahasiswa dan warga.


Memasuki awal Agustus, kegiatan berlanjut ke tahap penanaman sawi, kangkung, cabai, terong, tomat, dan pepaya di raised bed oleh mahasiswa bersama ibu-ibu PKK dan kelompok Dasawisma. Sementara itu, bibit melon ditanam di dalam greenhouse agar mendapat kondisi iklim yang terjaga.

Program ini disambut positif warga. Ketua RT 04, Muhammad Azroi, menyampaikan bahwa greenhouse dan raised bed sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.


Foto simbolis penyerahan greenhouse oleh Mahasiswa KKN-T IDBU 45  dengan ketua RT 04 dan ketua PKK di kawasan Kampung Sibagus

Melalui pembangunan greenhouse dan raised bed, Kampung Sibagus menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan berbasis komunitas. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat untuk membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, mandiri, dan membawa manfaat jangka panjang