Grebek Suro di Dusun Sironjang dan Dukuh

Malam 1 Suro atau Tahun Baru Hijriyah kembali menjadi momen penuh makna bagi warga Dusun Sironjang dan Dusun Dukuh, Kelurahan Pakintelan. Setiap tahunnya, masyarakat di dua dusun ini rutin menyelenggarakan Grebeg Suro, sebuah tradisi turun-temurun yang tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat gotong-royong, serta melestarikan nilai budaya dan spiritual.


Di Dusun Sironjang, kegiatan Grebeg Suro melibatkan warga RT 01 dan RT 02. Persiapan sudah dimulai jauh hari sebelumnya, ketika warga bergotong-royong membuat gunungan hasil bumi dan mendirikan tenda di sekitar lapangan. Pada malam puncak, warga RT 01 menggelar kirab budaya, arak-arakan gunungan dari Pasar Krempyeng menuju pertigaan lapangan. Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur. Sementara di RT 02, warga mengawali kegiatan dengan sambutan dan doa, kemudian dilanjutkan makan bersama. Setiap keluarga membawa hidangan khas seperti nasi gudangan, lauk-pauk, sayuran, hingga jajanan tradisional yang kemudian disantap bersama dalam suasana penuh kehangatan.

Acara Grebeg Suro di kedua RT ditutup dengan prosesi pemecahan kendi tanah liat. Prosesi ini menjadi simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif, sekaligus menyambut tahun baru dengan hati yang lebih bersih. Khusus di RT 01, anak-anak turut bersuka cita saat dipersilakan berebut makanan dari gunungan momen yang paling dinanti dan menambah kemeriahan perayaan.

Tak kalah khidmat, Dusun Dukuh juga menggelar tradisi Grebeg Suro di RT 03 dan RT 04. Acara dibuka dengan doa bersama yang diikuti seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama. Dalam suasana teduh, doa menjadi momen refleksi untuk menyatukan harapan dan niat baik di tahun baru. Setelah itu, warga larut dalam kebersamaan lewat makan bersama. Hidangan yang dibawa tiap keluarga mulai dari nasi gudangan, sayuran, lauk-pauk, hingga jajanan Jawa dikumpulkan dan dinikmati tanpa memandang siapa membawa apa, menciptakan kehangatan sederhana yang sarat makna.

Kemeriahan semakin terasa saat warga bernyanyi bersama dan bercengkerama, memperkuat rasa memiliki terhadap komunitas. Grebeg Suro di Dusun Dukuh bukan hanya hiburan, melainkan sarana edukasi sosial bagi anak-anak dan generasi muda tentang arti toleransi, gotong-royong, dan rasa syukur.

Dari tahun ke tahun, tradisi Grebeg Suro di Dusun Sironjang dan Dusun Dukuh tetap terjaga. Lebih dari sekadar perayaan tahun baru, acara ini menjadi wujud nyata komitmen masyarakat Pakintelan dalam melestarikan warisan budaya, mempererat jalinan sosial, serta menanamkan semangat positif dalam kehidupan bersama.


KKN-T IBDU 45 UNDIP 2025 Tim 1 yang dibimbing oleh Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU. juga berkesempatan mengikuti rangkaian acara Grebeg Suro di Dusun Sironjang dan Dusun Dukuh, sehingga dapat menyaksikan secara langsung bagaimana tradisi ini menjadi perekat kebersamaan dan identitas budaya masyarakat.